SEJAM OLAHRAGA RINGAN JAUHKAN REMAJA DARI KEGEMUKAN

CHICAGO–Para remaja, bergeraklah agar terhindar dari obesitas. Penelitian baru yang dilakukan  Karolinska Institute di Swedia menyebut, satu jam olahraga ringan mampu memblok gen yang berkaitan dengan obesitas, atau dikenal dengan nama “fatso”.

Bagaimana kalau tak sempat olahraga? Jonatan Ruiz yang memimpin penelitian menyebut, “Bergeraklah. Aktivitas tubuh serupa olahraga juga cukup,” ujarnya.

Penelitian yang dilakukan tahun lalu itu baru-baru ini dirilis di jurnal Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine. penelitian ini memperkuat penelitian sebelumnya yang dilakukan tim ahli dari Amerika Serikat, yang merekomendasikan para remaja untuk melakukan aktivitas aerobik seperti berlari, melompat, berenang, menari, atau bersepeda sekali selama sehari untuk menghindari kegemukan.

Para ilmuwan menemukan bukti bahwa baik gaya hidup dan gen menyebabkan kegemukan. Satu gen yang terlibat dengan obesitas, gen FTO, muncul dalam bentuk varian. Orang dewasa yang membawa dua salinan varian gen – satu dari enam orang – berat badan mereka lebih tinggi 6 pound dari mereka yang tak membawa sifat gen itu.

Dalam studi baru, 752 remaja dipakaikan  alat monitor untuk seminggu sejak mereka terjaga untuk mengukur aktivitas fisik mereka. Penelitian dilakukan terhadap para remaja yang tinggal di Yunani, Jerman, Belgia, Perancis, Hungaria, Italia, Swedia, Austria, dan Spanyol untuk melihat latar belakang etnisnya. Penelitian yang didanai oleh pemerintah Spanyol, Swedia dan Uni Eropa ini menemukan bahwa sebagian besar remaja memiliki paling sedikit satu salinan varian gen. Hanya 37 persen memiliki gen reguler. Sisanya memiliki salah satu dari dua salinan gen fatso. Mereka yang katif cenderung memiliki berat ideal ketimbang mereka yang pasif.

Sebuah studi sebelumnya pada orang dewasa Amish di Lancaster County, menemukan mereka membutuhkan tiga sampai empat jam aktivitas moderat setiap hari untuk mengalahkan gen ini. Orang dewasa dalam penelitian ini melakukan hal-hal seperti jalan cepat, membersihkan rumah, dan berkebun. Para remaja dalam penelitian baru mungkin telah melakukan lebih keras daripada orang dewasa Amish, kata Ruiz.

Penulis utama studi Amish, Evadnie Rampersaud dari University of Miami, mengatakan temuan baru adalah “sangat menarik” karena mereka menyarankan satu jam latihan sudah cukup untuk remaja beresiko.

“Pesan ini sangat jelas, gen bukan takdir,” kata Dr Alan Shuldiner dari University of Maryland, rekan penulis studi Amish. “Mereka yang memiliki gen kerentanan terhadap a obesitas harus termotivasi untuk terlibat dalam gaya hidup aktif secara fisik.”

Pos ini dipublikasikan di Iptek, Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s